Kebersamaan empat tahun Jesus Navas di Manchester City akan berakhir dengan konfirmasi klub bahwa ia akan pergi di musim panas.
Pemain sayap Spanyol itu, bergabung pada musim panas 2013 dari tim La Liga Sevilla, telah mencapai penghujung kontraknya dengan membuat 77 penampilan di liga sebagai pemain inti ditambah 46 dari bangku cadangan dan mencetak empat gol.

Sebagai tambahan, pemain berusia 31 tahun itu juga membuat 50 penampilan di seluruh kompetisi lainnya, membuat empat gol di Piala Liga.

Setelah memenangkan UEFA Cup dan Copa Del Rey sebanyak dua kali di Spanyol, Navas menikmati lebih banyak kesuksesan saat pindah ke City.

Ia adalah bagian kunci dari tim yang mengamankan gelar kedua Premier League klub di musim 2013/14 - musim pertamanya di Manchester.

Musim itu juga membawa kejayaan di Piala Liga bagi Navas dan City, dengan the Blues secara tak terlupakan mengalahkan Sunderland 3-1 di final Wembley.



Navas - yang juga menjadi bagian skuad Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012 - menikmati lebih banyak kesuksesan di Wembley dengan menjuarai Piala Liga tahun 2016, menjadi bagian dari tim City yang mengangkat piala setelah menang adu penalti melawan Liverpool setelah di waktu normal plus waktu tambahan kedua tim imbang 1-1.

Meski dikenang karena kecepatannya di sayap kanan, Navas juga memperlihatkan dirinya sebagai pemain serba bisa di musim ini setelah dimainkan sebagai bek kanan oleh Pep Guardiola dalam beberapa kesempatan.

Berkomentar tentang masa-masa Navas di City, direktur sepakbola Txiki Begiristain mengatakan: "Bekerja dengan Jesus adalah sebuah kesenangan.

"Kerja kerasnya, dedikasi, profesionalisme dan hasrat untuk menang ia tunjukkan setiap hari.

"Ia menunjukkan diri sebagai pemain serba bisa musim ini, bermain sebagai full-back dan melakukannya dengan baik.

"Saya mendoakan yang terbaik untuk kepindahannya berikutnya."