Ilkay Gundogan dalam performa yang gemilang menuju laga melawan Watford di Etihad Desember silam. Ia menjadi Man of the Match saat menjalani debutnya melawan Borussia Monchengladbach, mencetak gol melawan Bournemouth dan tampil gemilang saat kemenangan 3-1 atas Barcelona dengan mencetak dua gol.

Namun saat melawan Watford sebelum Natal, musimnya harus berakhir dengan tragis, ia mengalami kerusakan ligamen lutut saat berbenturan dengan Nordin Amrabat tepat sebelum jeda, Pep mengatakan setelahnya bahwa ia akan absen "beberapa bulan".

Sayangnya dugaan tersebut benar; rekrutan pertama di era Guardiola harus menepi hanya dalam 16 pertandingan untuk klub.

Itu adalah salah satu momen terpahit bagi City.

"Jujur, saya rasa menyaksikan laga dari tepi adalah salah satu hal yang paling sulit," Gundogan mengatakan dalam wawancara eksklusif dengan mancity.com "Duduk di tribun dan menyaksikan mereka bermain di TV sangatlah sulit.

"Begitupun saat saya rehab sedangkan di sisi lain para pemain lain berlatih bersama.

Ia kembali berlatih ringan awal pekan ini. Untuk pertama kali sejak cederanya, ia berlatih dengan bola bersama staf pelatih City, sebuah kemajuan dalam pemulihannya. Perjalanan menuju kebugaran penuh masih panjang, namun itu adalah momen signifikan.

Dalam dalam rangka mengembalikan kebugarannya musim depan, ia berjanji untuk merelakan liburan musim panasnya untuk persiapan yang maksimal.

"Saya merasa dalam jalan yang tepat," ujarnya. "Saya bekerja keras. Saya menetap lebih lama di Manchester ketimbang pemain lain. Mereka sedang berlibur sekarang namun saya disini untuk pra musim kecil saya sebelum yang lainnya mulai.

"Jadi saya harap bisa bergabung dengan para pemain untuk pra musim - mungkin tidak 100 persen namun saya mengalami kemajuan setiap harinya dan semoga siap untuk laga perdana Liga Primer.

"Saya tidak sabar untuk kembali."

"Saya tidak sabar untuk kembali."

"Saya tidak sabar untuk kembali."